(terjemahan bebas dari syair al Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi’i*)

Biarkan saja hari-hari itu melakukan apa saja yang ia ingini
Dan relakan jiwamu bila ketentuan telah ditetapkan

Janganlah dirimu gentar dengan kejadian-kejadian zaman
Karena peristiwa-peristiwa dunia ini datang pergi tak ada yang tetap

Jadilah dirimu laki-laki yang tegar melawan ketakutan
Sedangkan ciri khasmu adalah kelapangan dada dan kedermawanan

Janganlah pula berharap pemberian dari si kikir
Sebagaimana api tidak akan memberi air bagi orang yang haus

Jakarta, 2 Oktober 2010 0:11am

 

* Al Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi’i rahimahullah, lahir di kota Gaza Palestina pada tahun 150H, tumbuh di kota suci Mekkah al Mukaromah, dan meninggal di Mesir pada tahun 204H. Beliau adalah pengasas madzhab Syafi’i, salah satu dari empat madzhab fiqh yang paling masyhur di kalangan ahlus sunnah. Madzhab Asy Syafi’i merupakan madzhab fiqh terpopuler di Nusantara sejak awal masuk Islam di wilayah ini.

 

 

Referensi:

al Balaghah wa an Naqd -Silsilah Ta’lim al Lughah al ‘Arobiyyah Mustawa 4 LPIA-

http://alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatsastra&id=56