PE-032-0772

Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja,

dan dengan malam dan apa yang diselubunginya,

dan dengan bulan apabila menjadi purnama,

Sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan).

Sungguh, tujuhbelas tahun yang lalu kristal-kristal bening yang mengalir dari mata seorang wanita telah menjadi saksi lahirnya seorang insan. Ya…seorang insan yang kehadirannya telah dinantikan selama beberapa waktu oleh kedua orang tuanya. Terbayang tangisan pertamanya indah mengalun, memecah kesunyian, membuat simpulan senyum bagi sesiapa yang mendengarnya.

Tak terasa tujuhbelas tahun berlalu begitu cepat. Entahlah rupanya permainan waktu telah kontras merubah segalanya. Telah dia nikmati susah-senangnya kehidupan. Telah berlalu di hadapannya berbagai ujian dan cobaan yang menghiasi sepanjang hidupnya. Alur pergantian pahit getir dan manisnya kehidupan telah dia telusuri. Banyaklah sudah berbagai persoalan hidup itu di selesaikannya.

Pagi ini, seberkas sinar mentari yang cerah dari balik ufuk timur menandai telah genaplah kini dia berusia tujuhbelas tahun. Sebuah bilangan usia yang menyatakan batas kedewasaan.

Selamat Ulang Tahun kuucapkan untuknya.

Jogjakarta, 2002