TIDAK SAJA UNTUK SUAMI ISTRI

•Juni 2, 2009 • & Komentar

Undangan Tarbiyah Tsaqafiyah: Pola Komunikasi Suami Istri!

komunikasi

Pagi itu, saat berada di kampung halaman saya di Jogja, tiba-tiba ada SMS dari Pak Mustakim, ketua DPRa PKS Setiabudi. Isinya adalah undangan tatsqif untuk kader tarbiyah Setiabudi di masjid at Taufiq Guntur. Temanya psikologi komunikasi suami istri. Dalam batin saya berkata: “Hah.. gak salah nih?” Maklum, saya yang masih bujang thing-thing begini kok dapat undangan tingkat tinggi seperti itu.

Sehari sebelum hari H, ketika saya telah berada di Jakarta lagi, datang lagi satu SMS dari sang ketua DPRa. Isinya informasi khusus bagi kader yang akan hadir dalam acara tatsqif dan akan membawa buah hatinya. Mereka diharapkan untuk untuk membawa peralatan mewarnai dan menggambar karena panita kegiatan akan mengadakan acara pendamping khusus bagi anak-anak. Acara sederhana dengan kegiatan mewarnai dan menggambar bagi buah hati para ikhwah. Pikir saya, tentu orang tuanya dapat tetap bebas dan nyaman mengikuti acara, plus tidak perlu repot untuk menitipkan sang anak kepada orang lain. Di lain pihak, sang anak sendiri dapat menikmati dunianya tanpa perlu mendengar “materi berat khusus untuk dewasa” itu. Lha wong saya sendiri saja masih bertanya apakah saya sudah pantas mendengar materi itu, apalagi anak-anak yang masih imut-imut itu.

Bujangan boleh ikut.

Malam hari sebelum hari H, dalam forum pekanan, murabbi saya sempat mengumumkan kegiatan tatsqif untuk esok paginya. Kegiatan yang sama seperti diumumkan lewat struktur DPRa. Karena itu saya memutuskan untuk menghadiri undangan tatsqif pagi itu, ahad 31 Mei 2009. Pagi menjelang siang, saya pun dengan malu-malu (red: tapi mau) datang juga ke masjid at Taufiq di Guntur, persis di depan halte busway Halimun, Jakarta Selatan.

Lanjutkan membaca ‘TIDAK SAJA UNTUK SUAMI ISTRI’

CINTA YANG SEDERHANA

•Mei 28, 2009 • & Komentar

Aku ingin

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,

seperti kata-kata yang tak sempat terucapkan

oleh kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,

seperti isyarat yang tak sempat dikatakan

oleh awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

( Aku Ingin, Sapardi Joko Damono:1989)

Lanjutkan membaca ‘CINTA YANG SEDERHANA’

WIRID CINTA DARI SANG RASUL

•Mei 8, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

WIRID CINTA


allah-heart

Bila hidup telah terasa hampa…

Bila kita merasa kosong dari cinta..

Bila kita tidak tahu kepada siapa harus mencintai…

Bila cinta hanya menghadirkan duka…

Bila kita kecewa karena cinta…

Bila kita merasa teruji dengan cinta…

Bila cahaya cinta telah padam…

Bila cinta telah kehilangan ekspresinya..

Bila cinta tinggal kata tanpa makna…

Lanjutkan membaca ‘WIRID CINTA DARI SANG RASUL’

SKENARIO AKHIR ZAMAN (3)

•Mei 7, 2009 • & Komentar

Datangnya Imam Al Mahdi,

Penutup Tanda-Tanda Kecil Permulaan Hari Akhir

kiamat

Imam Al Mahdi, Pemimpin Yang Dijanjikan

al mahdi

al mahdi

Sungguh bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Muhammad bin Abdullah). Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran sebagaimana bumi telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanam-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau 8 tahun, dan paling lama 9 tahun. (HR. Thabrani, al Bazzar, Abu Nu’aim, ash Shahihah: 1529)

Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya (HR. Ahmad, Muslim).

Al Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran sebagaimana bumi ini sebelum itu penuh dengan kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia berumur tujuh tahun (masa pemerintahannya) (HR. Abu Dawud, al Hakim, dihasankan Albany).

Imam Al Mahdi, Tanda-Tanda Kedatangannya.

Lanjutkan membaca ‘SKENARIO AKHIR ZAMAN (3)’

SKENARIO AKHIR ZAMAN (2)

•Mei 6, 2009 • 1 Komentar

Kumpulan Hadist Nubuwwah Tanda-Tanda Kecil Akhir Zaman.

nubuwwah

Menjelang hari kiamat akan terjadi kematian massal dan tahun-tahun gempa bumi (HR. Ahmad, Abu Ya’la, dan ad Darimi).

Kematian missal akibat korban bencana alam seperti tsunami benar-benar telah terjadi. Demikian pula akan terjadi kematian massal akibat peperangan besar sebelum kedatangan hari kiamat. Adapun mengenai tahun-tahun gempa bumi, maka belum pernah tertulis dalam sejarah banyaknya gempa bumi sebelum tahun-tahun terakhir ini. Bahkan tahun-tahun terakhir ini tercatat rekor gempa bumi terbanyak sepanjang sejarah.

Sungguh akan datang kepada manusia suatu zaman dimana pada zaman itu si pembunuh tidak mengerti kenapa ia membunuh, dan si terbunuh tidak mengerti kenapa ia dibunuh* (HR. Muslim).

*Berita-berita pembunuhan di TV banyak yang dilatarbelakangi oleh kasus-kasus sepele maupun kerusuhan, membuktikan ramalan nubuwat ini. Lanjutkan membaca ‘SKENARIO AKHIR ZAMAN (2)’

SKENARIO AKHIR ZAMAN (1)

•Mei 5, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kiamat Sudah Dekat

kiamat

Banyak di antara kita beranggapan bahwa hari kiamat masih jauh. Sebagian ada yang berdalil dengan hadist:” Tidak akan datang kiamat sehingga di muka bumi tidak diucapkan lagi lafal Allah”. (Shahih Muslim 2:178). Padahal kenyataannya, hingga saat ini, masih ada masjid yang mengumandangkan adzan tiap waktu sholat. Demikian pula masih ada sebagian kaum muslim yang menegakan sholat, membaca al Qur’an, dan berdakwah. Isi hadist ini shohih, bahkan kaum muslim tidak akan menemui kiamat ini karena pada waktu itu tidak ada lagi seorangpun yang  beriman berdasar hadist: “Di pintu gerbang hari kiamat akan datang angin yang akan mencabut ruh-ruh setiap mu’min” (HR. Ahmad, Muslim, Tirmidzi dan Ibn Majah). Dan hadist:  “Sesungguhnya Allah akan mengutus suatu angin yang lebih lembut dari sutra dari arah Yaman atau arah Selatan, maka tidak seorang pun yang akan dia sisakan dari orang-orang yang masih ada iman di hatinya walaupun seberat biji kecuali akan dia cabut rohnya” (HR. Muslim, Hakim, ash Shohihah: 1759). Lanjutkan membaca ‘SKENARIO AKHIR ZAMAN (1)’

MALAM PERTAMA SANG PEJUANG

•Mei 4, 2009 • 1 Komentar

Kisah Unik Seorang Mujahid Yang Ahli Ibadah Dari Kalangan Tab’ien

Shilah bin Asy-yam

sulthan-ulama

Mukaddimah

Inilah sebagian fragmen hidup seorang mujahid di masa tabi’in, kurun kehidupan terbaik setelah masa-masa shahabat Rasul SAW, potongan hidup seorang mukmin yang di dalam dirinya menyatu keutamaan ilmu, iman, ikhsan, wara’, dan jihad. Dialah Shilah bin asy-yam al ‘adawy.

Keutamaan seorang Shilah bin Asy-yam.

Dalam sebuah misi jihad di kota Kabul, sepasukan mujahidin sedang beristirahat malam setelah mereka melakukan perjalanan yang begitu melelahkan. Mereka pun menurunkan bekal dan menyatapnya, lalu menunaikan shalat isya’ secara berjamaah. Seusai sholat, mereka pergi menuju dekat kendaraan masing-masing untuk beristirahat, sekedar meluruskan tulang punggung, dan menghimpun tenaga guna melanjutkan perjalanan berikutnya keesokan harinya. Dalam kelompok mujahidin tersebut terdapat seorang ahli ibadah, sang mujahid agung Shilah bin Asy-yam. Beliaupun pergi menuju kendaraannya untuk beristirahat, seperti prajurit mujahidin lainnya.

Ketika teman-temannya telah terlelap dalam tidurnya, beliaupun bangkit dari istirahatnya dan diam-diam pergi meninggalkan perkemahan. Tanpa beliau ketahui ternyata ada sesosok mata yang telah mengawasi beliau sejak tadi. Sang mujahid ahli ibadah itu kemudian masuk ke dalam hutan, menuju tempat yang lebat pepohonannya dan dipenuhi rumput-rumput liar, seolah tempat itu belum pernah dilewati orang.

Dari kejauhan beliau masih diawasi orang yang sama. Seorang anggota mujahidin yang begitu penasaran dengan cerita orang tentang ibadah Shilah bin Asy-yam. Kata orang, Shilah begitu bersungguh-sungguh dalam ibadahnya hingga kakinya bengkak karenanya. Dan hal itu beliau lakukan baik dalam kondisi muqim dan safar, baik ketika beliau di rumahnya atau dalam suatu perjalanan, dalam keadaan luang maupun keadaan sibuk. Karena itulah si prajurit penasaran ini membuntuti langkah Shilah bin Asy-yam, untuk membuktikan sendiri perkataan orang-orang tentang beliau. Lanjutkan membaca ‘MALAM PERTAMA SANG PEJUANG’